Trip Ini Spesial Untuk Anda yang Suka Fotografi, Penikmat Kopi, dan Ingin Berbisnis Kopi

0 275

Mengapa ? Simple, kami hanya ingin menawarkan trip yang berbeda dan istimewa untuk Anda. Selama tiga hari di Bandar Lampung dan Liwa (22-24 April 2017), Anda akan diajak “belajar mengolah rasa” lewat karya foto dari seorang legenda fotografer kebanggaan Indonesia, Ferry Ardianto

 

Sepenuh hidupnya, pria kelahiran tahun1957 ini didedikasikan untuk dunia fotografi. Meski karyanya menghipotis mata yang memandangnya, Ferry tetap merunduk, rendah hati. Ia hanya mengatakan, setiap orang bisa membuat foto yang bagus. Apalagi sekarang teknologi smartphone makin canggih dan mempermudah penggunanya mengabadikan apapun. Fitur aplikasi editing punya  bertebaran dan gratis pula. Lantas, apa yang kurang ? Hmm..mungkin kurang kemauan saja. Dan, Ferry hanya bilang, foto itu soal rasa. Ya, rasa yang terkadang begitu subyektif. Tetapi dari rasa itulah mampu merevolusi jiwa dan raga untuk semakin tunduk pada Tuhan dan memaknai kebhinekaan ciptaannya.

Indonesia kaya, bahkan sangat kaya sekali.  Banyak hal yang bisa dieksplorasi untuk tak hanya menyuguhkan keindahan, tetapi juga  melakukan banyak perubahan yang berarti untuk kemaslahatan negeri ini.

Soal mengasah rasa, tentu fotografer atau dibalik pemegang kamera harus mengetahui apa tujuannya memotret dan untuk siapa. Story behind the photo inilah yang membuat karya foto terasa istimewa dan menyentuh. Berasa jiwa pemotret hidup dalam karya.  Karena, seorang fotografi selalu haus hal-hal yang berbeda. Travelling, menjadi salah satu makanan bergizi untuk tak sekedar menyehatkan jiwa, sekaligus mempertajam rasa untuk setitik saja mencuri keindahan Sang Pencipta.

Tiga hari di Lampung dan Liwa, bersama Ferry Ardianto, Anda akan belajar bagaimana membuat sebuah konsep foto yang punya nilai rasa tinggi.

Exploring The Journey of Fine Robusca Lampung Coffee

 

Lampung menjadi tujuan destinasi yang kami pilih karena Lampung merupakan penghasil kopi Robusta terbesar di Indonesia. Selama ini, 70 persen kopi Robusta Lampung mengisi pasar Robusta di sejumlah negara di Eropa. Di dunia, Robusta Lampung menduduki peringkat ketiga setelah Brazil dan Vietnam. Kopi Robusta Lampung pun dinobatkan oleh Menko Bidang Pembanguan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, sebagai salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan.

Di pasar kopi dunia, Robusta santer terdengar  sebagai blend untuk expresso atau yang lainnya.Karena rasanya yang strong, rada asam dan kandungan kafeinnya yang lebih tinggi dari jenis kopi lain.  Sampai saat ini kopi Robusta banyak mengisi pasar komersial kopi di Indonesia. Dan, dari segi volume produksi memang menurut Asosiasi Ekspor Kopi Indonesia (AEKI), 83 % produksi kopi Indonesia adalah Robusta, sisanya kurang lebih 20 persen Arabika.

Ahli kopi dunia mengakui Indonesia merupakan negara dengan kopi paling enak di dunia. Rasanya sangat beragam dan  tiap daerah eksis dengan cita rasanya masing-masing. Termasuk juga Robusta Lampung yang diakui sejumlah penikmatnya menyisakan rasa caramel, tidak begitu pahit dan terasa manis di lidah. Tetapi memang tidak semua Robusta seperti ini. Hanya kopi Robusta petik merah atau yang dipetik dalam kondisi benar-benar matang yang menawarkan rasa berbeda.

Apalagi dalam dua tahun terakhir ini, penggerak kopi Lampung tengah membangkitkan kebanggaan pada Robusta bercita rasa tinggi yaitu Fine Robusta. Salah satunya dilakukan oleh Asosiaasi Industri Kopi Bubuk Lampung (AIKBL) yang diketuai oleh Didi Hary. Seluruh anggotanya yang berjumlah kurang lebih 40 pebisnis kopi ini memiliki idealisme mengangkat Lampung sebagai destinasi kopi Robusta unggulan. Jangan pernah bilang menginjak  Lampung deh, kalau belum menyeruput Fine Robusta.

Bicara kopi sekali lagi soal selera. Dan,  selera Fine Robusta dipersembahkan khusus untuk Anda yang ingin lebih menikmati kopi Robusta berkualitas tertinggi–yang mana dalam prosesnya benar-benar sangat terjaga. Mulai dari pemetikan, penjemuran, penyortiran sampai penggilingan dan penyangraian dilakukan begitu cermat. Hanya biji kopi berwarna merah dan tekstur mulus yang bisa mengalir lembut di tenggorokanmu.

Dalam trip ini, peserta berkesempatan meracik Fine Robusta sambil memotret. Plus, belajar bisnis kopi dari pengusaha sukses. Kabarnya Fine Robusta kini digemari oleh kedai-kedai kopi di Lampung. Anak-anak mudanya pun gemar nongkrong di kedai kopi dengan ditemani secangkir kecil Fine Robusta.

Setelah menikmati Fine Robusta di perkotaan, Anda akan diajak  menjelajahi perkebunan kopi Robusta di Liwa, Lampung Barat, melihat dari dekat bagaimana Robusta petik merah  dan keseharian masyarakat petani kopi. Di sela-sela treking ini, Anda akan belajar mengolah rasa dan konsep mengabadikan obyek humanis dan natural. Oya, perlu diketahui, Liwa merupakan salah satu kabupaten dengan perkebunan kopi terbaik di Lampung Barat.  Ini  dinilai  dari produktivitasnya yang terus meningkat dan metode pengolahan kopinya yang semakin baik.

Perkebunan kopi yang akan kami jelajahi berada di atas bukit pada ketinggian kurang dari 1000 meter dari permukaan laut. Dimiliki oleh petani kopi Pak Sapri, yang kini sukses menjadi juragan kopi Ratu Luwak. Ia memiliki lebih dari 100 luwak tangkararan dan liar serta membina hampir 200 petani di desanya.

Pak Sapri akan bercerita tentang perjalanannya membangun bisnis kopi Luwak dan tentu saja peluangnya bagi Anda yang tertarik. Di kediaman Pak Sapri yang mirip “kebun binatang” ini, Anda bisa menyaksikan dari dekat proses fermentasi Luwak dan penyanggaraiannya. Anda yang ingin beli oleh-oleh Kopi Ratu Luwak juga bisa loh. Harganya lumayan murah, karena langsung dari petaninya.

Karena ini trip fotografi, selama perjalanan, Ferry Ardianto siap membimbing Anda baik di ruangan maupun di lapangan. Hasil foto yang menarik, Insya Allah akan kami pamerkan pada akhir tahun ini di Jakarta. Dan, kami bisa mediasikan   tampil di majalah penerbangan dengan syarat dan ketentuan berlaku alias memang fotonya berkualitas baik.

 

Yuk jangan lewatkan kesempatan istimewa ini : bertemu langsung dengan pebisnis kopi, petani kopi, pebisnis kafe dan stakeholder terkait yang siap bikin Anda sukses berbisnis kopi. Plus, kemahiran fotografi Anda pun akan terasah. Tak hanya itu, kami juga mengapresiasi karya foto terbaik untuk dipamerkan dan dibukukan.


Hai sobat, acara ini diubah waktunya ya Insya Allah bulan Agustus ini dengan konsep yang lebih seru bertajuk “Coffee Bussiness Meeting” bertema “TelusurJejakKopiLampung..stay tune..!

 

Acara ini sepenuhnya diinsiasikan dan dijalankan oleh MB Communication bekerja sama dengan Asosiasi Ekspor Kopi Indonesia (AEKI) pusat..

 

You might also like More from author

Comments

Loading...