PENAT MENDERA, PUDARKAN DENGAN SEPOINYA PANTAI CEMARA

Pantai Cemara

0 26
Pantai Cemara, Banyuwangi

Berjarak 3 km dari pusat kota, Pantai Cemara kini mulai digemari anak Muda. Tidak, sulit mencapainya. Anda bisa melewati jalan Layur, yang terletak di samping Hotel Santika Banyuwangi atau lewat jalan Kepodang. Jika Anda dari arah Jember lebih mudah lewat jalur kedua, jalan Kepodang. Dari sini Anda lurus saja hingga menemukan pertigaan. Sebagai ancar-ancar pertigaan ini tak jauh dari SD pakis 2. Dari pertigaan, berbeloklah ke kanan dan temukan pom bensin kecil yang berjarak beberapa meter dari tepi jalan. Tepat disamping pom bensi itu terdapat jalan menuju Pantai Cemara. Anda tinggal mengikutinya, dan bersiaplah menikmati berhektar-hektar padi yang menghijau sepanjang perjalanan. Pemandangan ini akan berakhir saat Anda memasuki wilayah tambak. Jika sampai disini, berarti perjalanan Anda sudah mendekati akhir. Selanjutnya tinggal menyeberangi jembatan kecil dan memasuki wilayah perkampungan nelayan yang letaknya memang berdekatan dengan Pantai Cemara.
Sebagai tempat wisata, pantai yang terletak di desa Pakis ini memiliki keistimewaan. Tidak hanya disesaki oleh pohon cemara, tetapi juga menjadi salah satu tempat konservasi penyu di wilayah Banyuwangi. Pantai yang dulunya bernama pantai Rejo ini semula tidak ditumbuhi cemara. Hanya rumput jenis katang-katang saja yang tumbuh disana. Tak adanya vegetasi yang bisa menahan angin membuat garis pantai berubah sesuai musim dan arah angin. Mulut muara juga berpindah-pindah karena sedimen pasir yang berubah-ubah. Menyulitkan nelayan pantai Rejo yang hendak melaut atau menyandarkan kapal selepas mencari ikan.
Namun kondisi berubah sejak pantai Rejo direhabilitasi pada tahun 2011. Penanaman bibit cemara udang tidak hanya menstabilkan garis pantai tetapi juga memberi manfaat secara ekonomi pada masyarakat sekitar. Rindangnya 16.000 pohon cemara menarik wisatawan untuk datang dan menikmati keindahannya. Membuat perekonomian masyarakat setempat menggeliat. Tidak hanya wisatawan, rupanya penyu pun tertarik datang dan meletakkan telur-telurnya di bawah cemara Selanjutnya telur-telur yang kebanyakan dari penyu jenis Lekang ini akan di bawa ke tempat konservasi dan ditangkarkan secara semi alami. Proses ini berlangsung dari Mei hingga September, sementara puncaknya terjadi pada bula Maret-April. Jadi kalau Anda tak ingin telat menyaksikannya datanglah pada bulan-bulan ini.

jajaran penjual makanan dan minuman di pantai cemara

Jangan khawatir, tidak ada bea masuk ke tempat ini. Anda cukup membayar bea parkir sebesar dua ribu rupiah untuk menikmati hijaunya cemara udang yang berderet rapi di bibir pantai. Disana Anda bisa duduk-duduk, menikmati angin sepoi dari tepi pantai sambil menikmati makanan dan minuman ringan yang Anda bawa. Jika tidak membawa Anda bisa memesan di warung-warung yang berjajar rapi di situ. Tak perlu kebingungan mencari tempat, ada banyak hamparan tikar atau karpet lengkap dengan meja kecil di atasnya, yang bisa Anda pilih sebagai tempat duduk. Jika enggan disini dan lebih senang menikmati hempasan angin pantai ke wajah Anda, Anda bisa berpindah ke bangku-bangku dari kayu atau bambu yang sengaja diletakkan dekat ke tepi pantai. Letaknya yang terlindung di bawah rimbun cemara, membuat Anda leluasa melihat ke arah pantai tanpa repot kepanasan.
Saat matahari sudah lebih redup, Anda bisa berpindah ke tepi Pantai Cemara. Sekedar duduk di atas pasirnya yang lembut seraya menikmati pulau Bali di kejauhan atau berjalan-jalan sembari merasakan hempasan ombak di kaki Anda. Ingin mengajak teman atau putra Anda berenang? Silakan! Ombak di Pantai Cemara tidak besar dan cenderung tenang. Jadi aman jika hendak bermain-main didalamnya.

Nelayan pantai cemara

Jangan lupa sebelum pulang abadikan diri Anda diantara lorong-lorong hutannya. Lorong yang terbentuk karena pertemuan tajuk-tajuk cemara ini dari jauh terlihat seperti lorong goa. Anda akan rugi bila lupa mengarahkan kamera ponsel atau DSLR ke spot foto satu ini. Spot lain yang tak bisa diabaikan adalah tepi pantainya, tempat dimana nelayan tradisional di pantai ini melakukan aktivitasnya. Ada banyak kejadian yang bisa diabadikan disana. Dari mulai mendorong perahu dari dan ke laut, mengumpulkan dan menurunkan hasil tangkapan, hingga mengurai dan membersihkan jaring dari kotoran. Sungguh momen-moment yang terlampau berharga untuk dilepas begitu saja dari sorot mata kamera.
So, tunggu apalagi? Jangan berpikir terlampau lama! Segera kemasi ransel Anda dan lepaskan penat yang mendera dengan sepoinya Pantai Cemara di Banyuwangi.

Pantai Cemara, banyuwangi,

You might also like More from author

Comments

Loading...