Mondoleko, Si Molek dari Desa Sragi

0 43

 

Bukit Mondoleko terletak di desar Sragi, kecamatan Songgon. Kurang lebih 20 km dari kota Genteng. Tersembunyi dari pandangan, Anda harus berjalan ke menyusuri jalan setapak sekitar 200-300 meter untuk menemukannya. Jangan khawatir bosan. Sebab di kanan kiri Anda dipenuhi pemandangan menakjubkan. Nyiur melambai diantara hijau, deretan pohon pepaya yang tengah berbuah, langit biru, dan burung-burung yang kadang melintas, serta jernihnya sungai di bawah jembatan yang Anda lintasi melintasi demi menuju Bukit Mondoleko.


Sebelum menuju puncaknya sempatkan dulu singgah ke gua Mondoleko. Ambillah jalan setapak ke arah kanan, melewati rimbun pohon kopi yang memayungi kepala, Anda akan menemukan gua tersebut sejauh 25 meter saja. Berbeda dari gua kebanyakan, gua Mondoleko terletak di lereng bukit. Untuk mencapainya memang tak semudah yang disangka. Terutama karena Anda harus menaiki dua buah anak tangga, masing-masing dari kayu dan bambu, untuk mencapainya. Jadi berhati-hatilah jika Anda berniat memasuki gua yang kono meruapakan bekas pertapaan ini.
Jika sudah puas berada disini, Anda bisa tinggal berbalik ke arah semula dan beranjak menuju bukit Mondoleko. Anda akan disuguhi hamparan tanah lapang dengan latar belakang pinus dan pohon kopi tepat di depan mata. Pada waktu-waktu tertentu, seperti akhir pekan, anak muda akan datang dan mendirikan tenda disana. Menghabiskan waku bersama teman-teman mereka. Berseberangan dengan tanah lapang, terdapat rumah pohon yang menjadi tempat menarik untuk selfie para pengunjung bukit.

Didirikan diatas sebatang pohon kapuk tua, rumah pohon bertingkat tiga ini menyuguhkan pemandangan menakjubkan. Diiringi oleh sepoi angin di atas ketinggian, Anda bisa menikmati deretan sawah di kejauhan, hijaunya dedaunan. Sungguh pemandangan yang membuat Anda lupa diri dan enggan pulang. Ditambah dengan bunyi kericik air sungai di bawah sana, rasanya sungguh menentramkan jiwa.


Yang tak boleh dilewatkan adalah rumah pohon kedua. Berjarak beberapa meter dari rumah pohon pertama, Anda harus melewati jembatan bambu untuk mencapainya. Ada semacam sensasi menggelitik sewaktu melewati jembatan ini. Jaraknya memang tak terlampau panjang, tetapi bikin dada berdebar ketika kita melongok ke bawah dan menyadari tengah berada di ketinggian. Pemandangannya tak kalah indah bila dibanding dengan rumah rumah pohon yang pertama. Meski latar belakangnya sama, tetapi sudut yang berbeda menampilkan sensasi yang berbeda pula. Anda harus datang sendiri untuk merasakannya.

Puas berada di rumah pohon, kini waktunya menuju puncak Mondoleko. Meski tak terlampau tinggi, mendaki bukit ini ternyata cukup melelahkan. Tetapi, bersiaplah dengan kesenangan. Di puncak Anda akan disambut oleh bentang alam yang indah. Ada pegunungunan raung menjadi latar belakang, langit cerah dengan awan yang berarak sejauh mata memandang, hijaunya hutan, sungai yang meliuk di samping bukit, serta persawahan warga Sragi di bawah sana.

Tidak hanya itu, puncak Mondoleko ini juga diburu karena pemandangan sunrise dan sunset-nya yang luar biasa. Tak heran bila di akhir pekan banyak anak muda mendatangi tempat ini untuk memburu kecantikan pemandangan di kala terbit atau tenggelamnya matahari. Untuk mendapatkanya mereka harus meniti ke ujung jembatan bambu yang sengaja di bangun salah satu sudut bukit. Tapi ingat demi keselamatan jangan menaiki jembatan lebih dari lima orang.

Bila Anda lelah, tak perlu susah. Anda bisa duduk di gazebo atau bangku-bangku dari bambu yang tersedia disitu. Jika Anda mulai haus tak perlu khawatir. Sudah ada warung kecil yang menyediakan makanan dan minuman ringan disitu. Selesai mengistirahatkan badan, kini saatnya Anda menjelajah bagian lain dari puncak bukit Mondoleko. Anda bisa melihat makam sesepuh Mondoleko yang meninggal sekitar tahun 1900-an atau bisa juga berjalan melewati deretan pinus yang menjulang tinggi.

Lalu bagaimana rutenya? Susahkah? Tidak, rutenya tidaklah susah. Hanya saja mencarinya di google maps memang sedikit tricky. Jika Anda mengetik Mondoleko maka di peta letaknya akan bergeser beberapa derajat dari lokasi. Agar Anda tidak kebingungan, gunakan saja SMP Kosgoro Sragi-Songgon atau lapangan Sragi sebagai. Jika Anda sudah sampai disini berarti Mondoleko tinggal selangkah lagi.

Nah, tunggu apalagi? Liburan nanti jika Anda ke Banyuwangi, jangan lupa menyempatkan diri menikmati kemolekan bukit ini. Jangan lupa membawa kamera atau ponsel berikut tongsisnya. Abadikan kecantikan Mondoleko, si molek dari Sragi ini bersama Anda.

.

You might also like More from author

Comments

Loading...